Posts

sejarah desa Bugistua indramayu

Image
peta desa bugistua Di Wilayah Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Tepatnya di Kecamatan Anjatan terdapat sebuah Desa yang bernama Desa Bugistua, desa ini pada dasarnya merupakan pemekaran dari Desa Bugis yang juga terletak di bawah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. Desa Bugistua dengan luas Wilayah ± 726,304 Hektar yang terdiri dari 4 Dusun dengan 05 Rukun Warga (RW) dan 18 Rukun Tetangga (RT) dengan batas wilayah sebagai berikut : Batas Desa Kecamatan Utara Bugis Anjatan Selatan Tumaritis Haurgeulis Timur Salamdarma Anjatan Barat Jatireja Compreng  Subang Penamaan Bugis dalam menamai desa tersebut dikarenakan pendiri pertama desa tersebut merupakan seorang pengembara yang berasal dari Suku Bugis (Sulawesi Selatan), menurut penuturan sesepuh desa setempat beliau dipanggil dengan sebutan Ki Daeng Morontolo. Tidak ada kejelasan mengenai tahun dan asal-usul Ki Daeng Morontolo ini, sehingga beliau menetap di Desa Bugis....

Asal-Usul Desa Juntinyuat, Juntikebon, Dan Kedokanbunder

Image
balaidesa juntinyuat Jika Anda melintasi jalan Indramayu Cirebon melalui Balongan maka Anda akan menemukan desa Juntinyuat yang berada di sekitar pantai Utara Indramayu. Apa dan bagaimana sehingga nama desa tersebut dinamakan Juntinyuat, berikut ceritanya :  Kerajaan Pajajaran di bawa kekuasaan Prabu Siliwangi memiliki tiga orang putera yang bernama Raden Kuncung Walangsungsang, Nyi Rarasantang, dan Raja Sengara. Pada awalnya ketiga orang puteranya tersebut untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah, pada saat bersamaan Raja Mesir yang bernama Raja Utara sedang ditimpa musibah karena permaisurinya meninggal dunia.  Raja Mesir tersebut ingin mencari isteri lagi tetapi yang wajah dan perilakunya menyerupai isterinya terdahulu. Tetapi dia belum menemukannya, hingga akhirnya Nyi Rarasantang memiliki wajah yang sangat mirip dengan isterinya.  Kemudian sang Raja berkehendak untuk meminang Nyi Rarasantang untuk dijadikan sebagai permaisurinya. Nyi Rarasantang ti...

Lirik Lagu Kecewa - Dian Anic

Image
Nok ngupahi janji Nangapa Sira tega Kula ngenteni balik sing luar negeri Ngupahi janji sehidup semati Nangapa Sekien ngingkari Ibarat tebu di met manise bae Dibuang ampase di met gulane Kecewa Oh sungguh kecewa Reff: Ora sok ngabari angger disengiti Batin Semene sayange kurang apane Sampe tega di lelara Keduhung ning guri Nyeseti ning ati Lara Pengen di tunangi kula turuti Sira tega gawe lara Ibarat tebu di met manise bae Dibuang ampase di met gulane Kecewa Oh sungguh kecewa * Ora sok ngabari angger disengiti Batin Semene sayange kurang apane Sampe tega di lelara Keduhung ning guri Nyeseti ning ati Lara Pengen di tunangi kula turuti Sira tega gawe lara music video dian anic-kecewa jika kalian ingin mengunduh nya bisa langsung di bawah ini  music dian anic  <---- pancal  spotify  <------ pancal  jika ada kesalahan silakan berkomentar dengan santuy

Sejarah Desa Bodas Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu

Image
Bodas adalah salah satu desa yang kini masuk dalam wilayah Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Desa ini merupakan Desa yang berada di tepian sungai Cimanuk, sementara pencaharian rakyatnya pada umumnya adalah petani, sumber air dari pertanian tersebut mengandalkan aliran sungai Cimanuk.  Bodas dalam bahasa Sunda bermaksud putih, diambilnya nama Bodas sebagai nama desa yang kini berada diwilayah Tukdana itu dikarenakan pendirinya merupakan seorang wanita yang berkulit putih bersih. Sehingga desa yang baru didirikan itu kelak dinamai Bodas. Desanya orang Bodas (Putih).  Latar Belakang Pendirian Desa Bodas Pada Tahun 1628 sampai 1629, Kesultanan Mataram melakukan penyerbuan ke markas VOC Belanda di Batavia (Jakarta). Penyerbuan ini dikisahkan melibatkan ratusan ribu tentara, dua kali Kesultanan Mataram melakukan penyerbuan, akan tetapi rupanya penyerbuan tersebut selalu gagal.  Meskipun kedua kali gagal, Kesultanan Mataram tidak putus asa untuk mengusir B...

sejarah desa nunuk indramayu

Image
Menurut pitutur para sesepuh, dahulu kala sebelum menjadi desa Nunuk daerah itu disebut pecantilan Sumur Gede. Diriwayatkan konon kanjeng Sunan Gunung Jati menerima muridnya yang ditunjuk Puronegoro untuk mengambil pohon jati tunggal dikawasan hutan Cimanuk kawasan selatan. Cerita singkat  ..  Ki Andawiyah dan Ki Muntar gagal menjalankan tugasnya. Karena malu, Ki Andawiyah dan Ki Muntar serta pasukan puncak pangeran memutuskan tidak kembali ke kesultanan. Di suatu tempat, misalnya di Ki Andawiyah mengeluarkan senjata yang bernama lading Pengukir Jagat, lalu ia tancapkan ke tanah dan terpancarlah udara dan menjadi sumur yang di sebut sumur Gede. Ki Andawiyah dan Ki Muntar memutuskan menetap di daerah itu dan memberi nama pecantilan dengan nama pecantilan Sumur Gede. Ia mengalami banyak kerugian di daerah baru itu. Sementara itu Puronegoro berhasil mendapatkan pohon jati tunggal yang di cari atas perintah Sunan Gunung Jati walau harus bertanding dengan Denawa Jatisura. ...

sejarah desa cikedung

Image
 Legenda Desa ( Sasakala ) Konon kabarnya pada abad ke 17 didaerah hutan Indramayu di bagian selatan mulai kedatangan para pendatang baru yang memburu daerah-daerah subur yang berasal dari daerah Sumber Jatitujuh kabupaten Majalengka, diantaranya bernama : Ki Rawan, Ki. Rasiyem, Ki. Nasta dan beberapa orang pengikut lainnya. Mereka bermaksud akan bebedah (babad) hutan untuk membuat pedukuhan dan bercocok tanam. Mereka mencari tempat yang tanahnya baik dan subur, yang tidak jauh dari tempat air(sungai). Akhirnya mereka mendekati pohon besar di hutan itu, ternyata pohon kesambi yang letaknya tidak jauh dari sungai atau tempat-tempat air.   Setelah hutan sudah menjadi perkampungan Ki. Rawan memberi nama Kampung Kesambian sungainya diberi nama Kalensambi, penduduk kesambian rajin bekerja, senang bertapa, senang hidup bergotong royong, dan bermusyawarah kalau ada sesuatu kesulitan dipikirkan bersama. Disekeliling Kampung Kesambian masih merupakan hutan yang sangat an...